09 April 2026

Ketua Pembina Posyandu Kampar Ny. Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar Tekankan Transformasi Posyandu Melalui 6 Standar Pelayanan Minimal


5844 views

BANGKINANG Kota – Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Kampar, Ny. Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar, menegaskan bahwa Posyandu harus bertransformasi menjadi institusi pemberdayaan masyarakat yang lebih kuat. Hal ini disampaikannya dalam agenda koordinasi strategis bersama Tim Pembina Posyandu Kabupaten Kampar, yang dimana kegiatan tersebut dilaksanakan di Ballroom Stanum Park, Selasa (7/4/2026)

Dalam arahannya, Ny. Tengku Nurheryani menekankan bahwa paradigma lama mengenai Posyandu harus diubah. Posyandu kini bukan lagi sekadar tempat menimbang bayi, melainkan ujung tombak pelayanan kesehatan dasar di Indonesia yang menyasar pada sasaran siklus hidup. 
Dari ibu hamil, menyusui,bayi,balita,dewasa hingga lansia, atau dikenal juga dengan posyandu ILP.
Namun sudah mengarah kelebihan konferensi, dimana ada 6 Layanan SPM yg harus di berikan pada semua Posyandu yang ada

 

"Hari ini kita berkumpul dengan satu visi besar: memperkuat Posyandu. Kita semua menyadari bahwa Posyandu adalah institusi pemberdayaan masyarakat terkecil yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dasar maupun pelayanan publik lainnya," ujar Ny. Tengku Nurheryani di hadapan para pengurus.

Optimalisasi 6 SPM Menuju Kampar Sehat
Ia menyoroti bahwa saat ini program Posyandu dengan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) belum berjalan secara optimal. Padahal, saat ini telah memasuki tahun ketiga pelaksanaan konsep tersebut. Ny. Tengku Heriyani meminta komitmen serius dari seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan standar tersebut di seluruh wilayah Kampar.

"Saya meminta seluruh pengurus Tim Pembina Posyandu Kabupaten, seluruh Camat, serta Kepala Puskesmas agar bersinergi mewujudkan 6 SPM ini pada setiap layanan Posyandu," tegasnya.

Sinergi OPD di Era Efisiensi
Lebih lanjut, Ketua Pembina Posyandu Kampar ini menjelaskan bahwa kegiatan koordinasi hari ini bertujuan untuk menyelaraskan program, mengidentifikasi tantangan di lapangan, serta merumuskan strategi yang lebih efektif dan implementatif.

Beliau juga mendorong agar rencana kerja disusun secara berkelanjutan untuk jangka waktu lima tahun ke depan. Meski saat ini berada dalam masa efisiensi anggaran, dukungan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat dalam SK Tim Pembina Posyandu sangatlah krusial.

"Kita harapkan semua OPD berkontribusi sepenuh hati. Dengan perencanaan yang matang, meskipun di era efisiensi, kegiatan setiap tahapan tetap bisa berjalan dengan baik demi tercapainya masyarakat Kampar yang sehat dan sejahtera," tutupnya

Diharapkan, hasil pertemuan ini menjadi landasan kuat bagi Tim Pembina Posyandu di tingkat kecamatan untuk menyusun rencana kerja yang lebih terarah di bawah koordinasi tim kabupaten.
(Diskominfo Kampar/Srn)

Artikel Terkait