Loading
TAPUNG, – Perjuangan melawan peredaran narkotika di Kabupaten Kampar terus berlanjut. Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kampar kembali memperlihatkan komitmennya dengan menggelar sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba di lingkungan kerja PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Sarimadu Perseroda Cabang Flamboyan, Rabu (27/8/2025).
Ketua BNK Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si diwakili Staf Rehabilitasi dan Terapi BNK Kampar, Adi Jondri Putra, S.Sos.I didampingi pengurus dr. Al Anfal, Agustina Maryani, Muhammad Ihsan Alhafiz, Iqbal Saputra Rachman, Muhammad Rezki dan Habib Wahyudi, SE mengapresiasi dukungan penuh dari jajaran BPR Sarimadu. Ia menyebut, BNK Kampar dibawah pimpinan Wakil Bupati Kampar masif melakukan upaya edukasi, sosialisasi dan kerja sama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Kampar.
"Kami terus masif melakukan edukasi, sosialisasi, dan kerja sama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di Kampar," ujar Adi.
Sesuai dengan Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Adi menjelaskan bahwa BNK Kampar berperan pada dua aspek utama dalam penanganan Narkoba, yakni aspek pencegahan (preventif) dan Rehabilitasi. Pada aspek rehabilitasi, BNK Kampar saat ini hanya melakukan asesmen kepada calon residen dan memberikan rekomendasi untuk melakukan rehabilitasi. Karena BNK Kampar saat ini belum memiliki tempat rehabilitasi.
Berdasarkan arahan dari ketua Umum dan kesepakatan semua pengurus, BNK Kampar saat ini fokus dalam melaksanakan penanganan Narkoba pada aspek pencegahan. BNK Kampar melakukan sosialisasi bahaya Penyalahgunaan Narkoba secara masif. Baik kepada para siswa didik (mulai SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi), masyarakat umum, dan para pekerja (baik karyawan swasta maupun karyawan pemerintah), ungkap Adi Jondri.
"BNK Kampar tidak memiliki kewenangan untuk melakukan aspek penindakan, karena untuk melakukan penindakan, kita harus sudah menjadi Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK)", ungkap Adi Jondri di hadapan para karyawan BPR Sarimadu Cabang Flamboyan.
Adi Jondri Putra juga mengungkapkan data yang memprihatinkan. Dalam sebuah sosialisasi yang dilakukan BNK di salah satu sekolah bersama ibu-ibu wali murid TK, lebih dari separuh peserta mengaku suami mereka adalah pecandu Narkoba.
"Fakta ini menunjukkan betapa nyata dan seriusnya ancaman narkoba di dalam keluarga," tegasnya.
Melihat kondisi ini, BNK Kampar memprioritaskan sosialisasi untuk dua kelompok rentan: anak-anak dan pekerja. "Anak usia SMP, dan SMA sangat rawan menjadi target, begitu juga para pekerja, baik karyawan perusahaan swasta maupun karyawan perusahaan pemerintah, salah satunya adalah karyawan PT. BPR Sarimadu Cabang Flamboyan ini, ungkap Adi Jondri.
Melalui kegiatan ini, ia berharap para karyawan BPR Sarimadu Cabang Flamboyan dapat lebih waspada dan melindungi diri, keluarga, dan kerabat dari bahaya narkoba.
"Semoga sosialisasi ini dapat membentengi dan memperkecil peredaran narkotika di Kabupaten Kampar," tutupnya.
Sementara itu, dr. Al Anfal dan Agustina Maryani yang diamanahkan jadi Nara Sumber oleh BNK menyampaikan secara rinci tentang bahaya Narkoba. Mulai dari pengertian Narkoba, jenis Narkoba, dampak buruk Narkoba, penyebab seseorang terjerumus menjadi pecandu, hingga tips atau cara agar terhindar dari Narkoba.
Peserta terlihat antusias mendengarkan materi yang disampaikan oleh dua pemateri terbaik BNK Kampar. Tanya jawab dan diskusi antara nara sumber dan peserta berlangsung hangat penuh semangat.
Sementara itu, Kepala BPR Sarimadu Cabang Flamboyan, H. Toni Nurman menyambut baik sosialisasi BNK Kampar di lingkungan kerjanya. la menilai kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama untuk meningkatkan kesadaran seluruh karyawan tentang bahaya narkoba.
"Apa yang disampaikan BNK Kampar memberikan pengetahuan baru bagi kami, terutama terkait modus-modus baru peredaran narkoba," kata Toni.
la mencontohkan, banyak makanan dan minuman yang kini terindikasi mengandung narkoba. "Ini sangat samar, sulit diprediksi apakah kita pernah mengonsumsinya tanpa sadar," tambahnya.
Toni berharap sosialisasi ini membuat para karyawan lebih berhati-hati. la juga menyampaikan dukungan penuhnya kepada BNK Kampar dalam upaya membebaskan Kampar dari narkoba.
"Kami sangat mendukung kegiatan BNK Kampar ini. Ini adalah tindak lanjut dari diskusi kami sebelumnya, dan kami memberikan ruang bagi BNK untuk memulai sosialisasi dari perusahaan kami, dari cabang Flamboyan ini," pungkasnya.(Diskominfo Kampar/Humas BNK)