22 Oktober 2026

Pergelaran “Lawik Ombun Tanah Batuah” Sukses Digelar, Tepak Squad Padukan Musik Tradisi dan Modern


409 views

PEKANBARU – Grup musik etnik modern Tepak Squad sukses menggelar konser tunggal bertajuk “Lawik Ombun Tanah Batuah” di Anjung Seni Idrus Tintin, Pekanbaru, pada 17 Oktober 2026. Pergelaran ini menghadirkan perpaduan unsur musik tradisional dan modern yang dikemas dalam karya musikal dengan lirik sarat makna sejarah dan budaya.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Kampar sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kreativitas seni, pelestarian budaya, serta promosi kekayaan budaya daerah melalui karya musik.

Melalui pergelaran tersebut, Tepak Squad berupaya mengangkat kekayaan tradisi dan budaya Nusantara melalui pendekatan musik yang inovatif. Perpaduan alat musik tradisional dengan instrumen modern menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus menjadi ruang ekspresi bagi para musisi untuk memperkenalkan nilai-nilai sejarah dan budaya kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Pergelaran ini turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, PAPPRI, Balai Bahasa Provinsi Riau, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kampar, Yayasan Palangka Swarna Nusantara, Bujang dan Dara Kampar, Sekolah Musik Mutiara, serta berbagai sanggar seni dan komunitas yang ikut menyaksikan pertunjukan tersebut.

Kegiatan “Lawik Ombun Tanah Batuah” mendapat dukungan dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Program Dana Indonesiana Tahun 2025, yang pelaksanaannya direalisasikan pada tahun 2026.

Program Dana Indonesiana menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pelaku seni dan budaya di Indonesia, termasuk musisi, budayawan, serta sejarawan, untuk terus berkarya, menggali, mengembangkan, dan melestarikan kekayaan budaya bangsa.

Karya “Lawik Ombun Tanah Batuah” menjadi salah satu bentuk upaya pelestarian dan pengembangan budaya melalui seni musik. Karya ini juga menunjukkan bahwa kekayaan budaya Indonesia memiliki potensi besar untuk terus diangkat dan diperkenalkan melalui berbagai bentuk kreativitas yang relevan dengan perkembangan zaman.

Mido Pulma Deslala, selaku penerima manfaat Dana Indonesiana, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga pergelaran tersebut dapat terlaksana dengan baik.

“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh komponen yang telah mendukung sehingga pergelaran Lawik Ombun Tanah Batuah ini dapat terlaksana,” ujar Mido Pulma Deslala.

Melalui pergelaran ini, diharapkan karya musik etnik modern semakin berkembang, menjadi media pengenalan sejarah dan budaya, serta mendorong tumbuhnya kecintaan masyarakat terhadap kekayaan seni dan budaya Indonesia. Dukungan berbagai pihak, termasuk Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Kampar, diharapkan turut memperluas publikasi karya seni dan budaya daerah kepada masyarakat. (DiskominfoKampar/RyD)

Artikel Terkait