21 Oktober 2026

Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti Dorong Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah, PGRI Harus jadi Motor Penggerak Kualitas Pendidikan.


728 views

Bangkinang Kota - Peningkatan kualitas pendidikan tidak bisa hanya bertumpu pada tenaga pengajar di ruang kelas. Kepemimpinan kepala sekolah menjadi faktor strategis dalam menentukan arah, mutu, dan kemajuan dunia pendidikan. Karena itu, peningkatan kompetensi kepala sekolah harus menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

Semangat tersebut langsung dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag, M.Si dalam Workshop Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah yang diselenggarakan Pengurus PGRI Kabupaten Kampar, pada 20–22 Oktober 2026 di Bangkinang. Senin (20/10/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas kepala sekolah agar mampu menjawab tantangan pendidikan yang semakin kompleks, mulai dari peningkatan mutu pembelajaran, penguatan karakter peserta didik, pengelolaan satuan pendidikan, hingga tuntutan inovasi dan profesionalisme di lingkungan sekolah.

Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti,l menyampaikan bahwa kepala sekolah bukan sekadar pemegang jabatan administratif, melainkan pemimpin pembelajaran yang harus mampu menggerakkan guru, membangun budaya kerja yang positif, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas.

“Kepala sekolah harus terus berkembang, bukan sekadar menjalankan rutinitas. Kompetensi kepemimpinan, kemampuan manajerial, dan keberanian melakukan inovasi menjadi modal penting untuk membawa sekolah menuju perubahan yang nyata.”ungkapnya.”

Ia juga menyampaikan, Pendidikan Kampar harus terus berbenah. Kepala sekolah yang kompeten, guru yang profesional, dan tata kelola yang berkualitas merupakan fondasi penting untuk mewujudkan pendidikan yang maju dan berdaya saing sesuai Visi dan Misi Kampar Di Hati Periode 2025-2030.

“Untuk itu saya berharap lahir kepala sekolah yang semakin profesional dan mampu menjadi penggerak transformasi pendidikan di Kabupaten Kampar.”tutupnya.”
(DiskominfoKampar/IsN).

Artikel Terkait