20 Oktober 2026

Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti Buka sosialisasi P4GN dan PN, BNK Kampar Perkuat, Perang Melawan Ancaman Generasi Muda.


325 views

Salo - Ancaman narkoba terhadap generasi muda tidak boleh dianggap sepele. Masa depan bangsa dipertaruhkan ketika pelajar kehilangan arah akibat penyalahgunaan narkotika. Karena itu, pencegahan harus dimulai sejak dini, diperkuat melalui pendidikan, dan didukung oleh seluruh elemen masyarakat.

Sebagai bentuk komitmen terhadap perlindungan generasi muda, Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., secara resmi membuka Sosialisasi Pencegahan P4GN dan PN di SMA Negeri 1 Salo, sebagai langkah nyata memperkuat kesadaran pelajar terhadap bahaya narkoba serta pentingnya membangun lingkungan pendidikan yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. Senin (19/10/2026).

Kegiatan yang ditaja oleh Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kampar ini dihadiri oleh Plt. Kaban Kesbangpol Kampar Zulfikar, S.Ag, M.Si, Ketua Harian BNK Kampar Khaidir serta Kepala Sekolah SMA 1 Salo dan seluruh murid SMA 1 Salo serta menjadi momentum strategis untuk menanamkan pemahaman kepada para pelajar bahwa narkoba bukan sekadar persoalan hukum, melainkan ancaman serius terhadap kesehatan, pendidikan, masa depan, dan ketahanan sosial masyarakat.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti menegaskan bahwa pentingnya membangun kesadaran sejak dini bahwa narkoba merupakan ancaman nyata bagi masa depan generasi bangsa. 

“Penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan, mengganggu kehidupan keluarga, serta menimbulkan dampak sosial yang luas.”ungkapnya.”

Ia juga menjelaskan, upaya pencegahan tidak cukup hanya melalui imbauan. Diperlukan edukasi yang berkelanjutan, penguatan karakter, pengawasan keluarga, peran aktif sekolah, serta dukungan lingkungan masyarakat agar generasi muda memiliki ketahanan diri terhadap pengaruh negatif.

“Perang melawan narkoba harus dimulai dari kesadaran pribadi, diperkuat oleh keluarga, dan didukung oleh seluruh pemangku kepentingan.”ungkapnya.”

Ketua BNK Kampar Dr. Hj. Misharti juga berharap Pelajar memahami risiko penyalahgunaan narkoba, mengenali tekanan pergaulan, dan memiliki ketegasan untuk menolak segala bentuk ajakan yang dapat merusak masa depan mereka.

“Sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang strategis untuk membentuk karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Karena itu, upaya pencegahan narkoba harus menjadi perhatian bersama antara pemerintah, pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat.”ungkapnya.”

Ia tegas menyampaikan bahwa Edukasi di lingkungan sekolah menjadi langkah penting agar siswa tidak mudah terpengaruh oleh bujuk rayu, rasa ingin tahu yang keliru, maupun tekanan teman sebaya.

Para pelajar juga diharapkan menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang positif, berani melaporkan dugaan penyalahgunaan melalui jalur yang tepat, serta tidak memberikan ruang bagi peredaran narkoba di lingkungan pendidikan.

“Pemerintah Kabupaten Kampar bersama Forkopimda Komitmen bahwa bahaya Narkoba dan terus berupaya untuk melakukan pencegahan, dan tindakan nyata.”ungkapnya.”

“Masa depan Kampar tidak boleh dipertaruhkan oleh narkoba dan minimnya pemahaman kesehatan. Edukasi harus terus diperluas, kepedulian harus diperkuat, dan perlindungan terhadap generasi muda harus menjadi gerakan bersama.”tutupnya.”
(DiskominfoKampar/IsN).

Artikel Terkait