18 Oktober 2026

Kesempatan Emas bagi Masyarakat Kampar Memperdalam Pemahaman Keagamaan Bersama Ustadz Hanan Attaki di Markaz Islamy Masjid Al-Ihsan Bangkinang


266 views

BANGKINANG, KAMPAR — Masjid Agung Al-Ihsan Markaz Islamic Kabupaten Kampar akan menggelar tabligh akbar bersama pendakwah kondang Ustaz Hanan Attaki (UHA) pada Ahad, 18 Oktober 2026, di Bangkinang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi masyarakat Kabupaten Kampar untuk memperdalam pemahaman keagamaan, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kualitas akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Tabligh akbar tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari upaya pembinaan spiritual dan moral masyarakat, sekaligus mendukung program “Kampar Serambi Mekkah” yang menempatkan nilai-nilai Islam sebagai landasan dalam membangun masyarakat yang religius, berakhlak mulia, dan harmonis.

Kehadiran Ustaz Hanan Attaki diharapkan dapat memberikan pencerahan dan motivasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar semakin mencintai Islam, mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta menjadikan Al-Qur’an dan sunah Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.

Lebih dari sekadar kegiatan dakwah, tabligh akbar ini diharapkan menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat persatuan, dan menumbuhkan semangat bersama dalam mewujudkan Kabupaten Kampar yang religius, damai, dan berkemajuan.
Ketua Imam sekaligus Imam Besar Masjid Agung Al-Ihsan Markaz Islamic Kabupaten Kampar menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program keagamaan yang berkualitas, menyentuh hati, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Masjid bukan hanya tempat untuk menunaikan ibadah, tetapi juga rumah besar umat, tempat hati ditenangkan, ilmu ditumbuhkan, akhlak dibentuk, dan persaudaraan dieratkan. Karena itu, kami akan terus berupaya menghadirkan program-program terbaik agar semangat keagamaan senantiasa tumbuh dan hidup di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kegiatan tabligh akbar ini merupakan salah satu ikhtiar untuk menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat sekaligus ruang pertemuan antara ilmu, iman, dan amal.

“Kami ingin masjid semakin dicintai masyarakat, terutama generasi muda. Jangan sampai masjid hanya ramai pada waktu-waktu tertentu, tetapi sepi dari aktivitas pembinaan. Harapan kami, masjid senantiasa hidup dengan salat berjemaah, majelis ilmu, dakwah, kepedulian sosial, dan berbagai kegiatan yang membawa kemaslahatan,” tuturnya.

Menurutnya, membangun masyarakat yang religius tidak cukup hanya dengan memperbanyak kegiatan seremonial. Yang lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai agama benar-benar hadir dalam kehidupan sehari-hari, tercermin dalam kejujuran, kepedulian, kedisiplinan, kasih sayang, dan semangat menjaga persatuan.

“Kampar Serambi Mekkah bukan sekadar sebutan yang indah, melainkan cita-cita dan tanggung jawab bersama. Kita ingin nilai-nilai Islam tidak hanya terdengar dalam ceramah, tetapi juga terlihat dalam perilaku masyarakat; tidak hanya terucap dalam doa, tetapi juga terwujud dalam tindakan nyata,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Masjid Agung Al-Ihsan Markaz Islamic Kabupaten Kampar diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai pusat ibadah, dakwah, pendidikan, dan pembinaan umat. Masjid diharapkan menjadi tempat yang menumbuhkan kecintaan kepada Allah SWT, mempererat hubungan antarsesama, serta membangun keluarga dan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Masyarakat Kabupaten Kampar diharapkan dapat memanfaatkan momentum berharga ini dengan menghadiri tabligh akbar dan mengambil hikmah dari pesan-pesan dakwah yang disampaikan untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebab, keberhasilan sebuah majelis ilmu bukan hanya diukur dari banyaknya orang yang hadir, tetapi juga dari seberapa besar ilmu itu mengubah hati, memperbaiki akhlak, dan menggerakkan manusia menuju kebaikan.
Mari bersama menyukseskan tabligh akbar ini. Kita hidupkan masjid, kita suburkan majelis ilmu, kita kuatkan ukhuwah, dan kita wariskan akhlak mulia kepada generasi penerus. Semoga dari Masjid Agung Al-Ihsan tumbuh cahaya keimanan yang menerangi keluarga, masyarakat, dan seluruh penjuru Kabupaten Kampar.

Semoga ikhtiar ini menjadi bagian dari langkah bersama untuk mewujudkan Kampar yang religius, damai, berakhlak mulia, dan semakin kokoh sebagai Serambi Mekkah di Provinsi Riau.
(ProDokpim /Pdy /Adi Jondri)

Artikel Terkait