15 Oktober 2026

Memasuki Hari Ketiga, MTQ ke-55 Kampar Berjalan Lancar, Zulfaimar Apresiasi Sinergi Panitia dan Peserta


204 views

Gunung Sahilan — Semangat membumikan Al-Qur’an terus bergema di Kecamatan Gunung Sahilan. Memasuki hari ketiga pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Kampar, Rabu (14/10/2026), seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, tertib, dan sesuai dengan agenda yang telah ditetapkan.

Di balik suksesnya pelaksanaan perhelatan keagamaan tersebut, ada kerja keras panitia, dedikasi para official, profesionalisme majelis hakim, pengawasan dewan pengawas, serta kesungguhan para peserta yang tampil membawa nama daerah masing-masing.

Sinergi seluruh unsur tersebut menjadi kekuatan penting dalam menjaga kualitas penyelenggaraan MTQ, sekaligus memastikan bahwa setiap cabang perlombaan berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku.

Kasi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimais) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar yang juga koordinator pelaksanaan MTQ ke-55 tingkat Kabupaten Kampar, H. Zulfaimar, S.Ag., M.A.P., menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak yang terlibat.

Saat memberikan keterangan kepada media di Gunung Sahilan, Rabu (14/10/2026), Zulfaimar mengatakan bahwa hingga hari ketiga, seluruh rangkaian kegiatan MTQ terlaksana sebagaimana yang telah diagendakan.

“Alhamdulillah, hingga hari ketiga, pelaksanaan MTQ ke-55 tingkat Kabupaten Kampar berjalan lancar. Seluruh panitia dan official bersatu padu menyukseskan kegiatan ini. Para majelis hakim juga bekerja secara profesional dengan pengawasan dewan pengawas perlombaan, sementara para peserta mengikuti seluruh tahapan perlombaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.

Menurut Zulfaimar, keberhasilan penyelenggaraan MTQ bukan hanya ditentukan oleh kesiapan lokasi dan fasilitas perlombaan, tetapi juga oleh komitmen bersama untuk menjaga ketertiban, menjunjung tinggi sportivitas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta.

Baginya, MTQ merupakan agenda keagamaan yang memiliki makna lebih luas daripada sekadar kompetisi. Di dalamnya terdapat ikhtiar bersama untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, membina generasi Qur’ani, dan memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.

Sepuluh Cabang Perlombaan Warnai Hari Ketiga

Zulfaimar menjelaskan, pelaksanaan MTQ pada hari ketiga diisi dengan berbagai cabang perlombaan yang tersebar di sejumlah lokasi di Kecamatan Gunung Sahilan.

Di Astaka Utama, berlangsung perlombaan Tilawah Remaja, Tilawah Anak-anak, dan Qira’at Mujawwad Dewasa. Sementara itu, Qira’at Murottal Dewasa dilaksanakan di Masjid Baitus Sholeh.

Cabang Tahfiz 1 Juz dan Tilawah serta Tahfiz 5 Juz dan Tilawah dipusatkan di Masjid Al-Ubudiyah. Adapun Tahfiz 30 Juz dan Tafsir Bahasa Arab berlangsung di Masjid Siti Aminah.

Sementara itu, babak final Syarhil Qur’an digelar di SMKN 1 Gunung Sahilan. Adapun cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) dan Karya Tulis Ilmiah Hadis (KTIH) memasuki babak semifinal yang berlangsung di SDN 002 Kebun Durian.

Beragamnya cabang perlombaan tersebut memperlihatkan luasnya ruang pembinaan yang diberikan melalui MTQ. Tidak hanya menguji kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, ajang ini juga mengembangkan kemampuan memahami, menjelaskan, dan mengkaji kandungan nilai-nilai Al-Qur’an serta hadis.

Setiap peserta hadir dengan persiapan dan perjuangan masing-masing. Mereka membawa harapan untuk meraih prestasi sekaligus menjadi bagian dari generasi yang mencintai Kalamullah dan menjadikannya pedoman kehidupan.

Dukungan Masyarakat Menjadi Kekuatan Syiar Islam

Di tengah berlangsungnya berbagai perlombaan, Zulfaimar mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kampar, khususnya masyarakat Kecamatan Gunung Sahilan, serta seluruh pemangku kepentingan untuk terus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan MTQ ke-55.

Ia berharap masyarakat tidak hanya menjadi penonton dari kejauhan, tetapi juga hadir menyaksikan perlombaan, memberikan dukungan moral kepada para peserta, dan mengambil hikmah dari setiap penampilan yang disuguhkan.

“Kita mengimbau seluruh masyarakat dan stakeholder untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan MTQ ke-55 tingkat Kabupaten Kampar. Mari bersama-sama menyaksikan perlombaan dan menjadikan momentum ini sebagai sarana meningkatkan kecintaan kita terhadap Al-Qur’an,” ungkapnya.

Menurutnya, kehadiran masyarakat akan menambah semarak pelaksanaan MTQ sekaligus memperkuat kebersamaan antara pemerintah, panitia, peserta, dan masyarakat dalam menghidupkan syiar Islam.

Ia juga berharap agar pelaksanaan MTQ tahun ini tidak berhenti pada kemeriahan perlombaan semata, tetapi mampu meninggalkan kesan mendalam dan memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.

MTQ, Ikhtiar Melahirkan Generasi Qur’ani

Pelaksanaan MTQ ke-55 tingkat Kabupaten Kampar menjadi pengingat bahwa Al-Qur’an merupakan sumber petunjuk yang senantiasa relevan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Karena itu, kecintaan terhadap Al-Qur’an perlu diwujudkan melalui pembelajaran, pengamalan, dan pembentukan akhlak mulia.

Dari Gunung Sahilan, semangat itu terus digaungkan. Setiap lantunan ayat suci, hafalan yang terjaga, serta penjelasan kandungan Al-Qur’an menjadi bagian dari ikhtiar membangun masyarakat yang religius dan berkarakter.

Harapannya, MTQ tidak hanya melahirkan para juara di atas panggung, tetapi juga melahirkan generasi yang mampu membawa nilai-nilai Al-Qur’an ke tengah keluarga, lingkungan pendidikan, dan kehidupan bermasyarakat.

Dengan kerja sama seluruh pihak dan dukungan masyarakat, MTQ ke-55 diharapkan terus berlangsung sukses hingga akhir pelaksanaan, sekaligus memperkuat identitas Kabupaten Kampar sebagai negeri yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dan dikenal sebagai Serambi Mekkah Provinsi Riau.

Penulis: Adi Jondri Putra

Artikel Terkait