09 Oktober 2026

Wakil Bupati Kampar Buka Sosialisasi UU PKDRT dan Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring di Kecamatan Tapung


313 views

TAPUNG — Wakil Bupati Kampar sekaligus Ketua Pusdatin Puanri Kabupaten Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) sekaligus Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring di Aula Kantor Camat Tapung, Kabupaten Kampar.

Kegiatan mengusung tema “Perempuan Berdaya, Keluarga Sejahtera, Kampar di Hati”. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tapung Yorin Efendi, S.STP., M.H, pengurus Pusdatin Puanri Kabupaten Kampar, serta narasumber Mardoni.

Dalam sambutannya, Camat Tapung Yorin Efendi menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati Kampar sekaligus dukungan terhadap kegiatan pemberdayaan perempuan di Kecamatan Tapung.

Sementara itu, Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti mengatakan, Pusdatin Puanri memiliki peran dalam meningkatkan kapasitas, keterampilan dan kemandirian perempuan, termasuk dalam mendukung perekonomian keluarga.

“Perempuan harus memiliki keterampilan dan kapasitas yang cukup untuk membantu perekonomian keluarga. Selain itu, ibu-ibu juga harus memahami hak dan perlindungan diri, termasuk ketika menghadapi kekerasan dalam rumah tangga. Ibu-ibu tidak sendiri,” ujar Misharti.

Ia juga mendorong kaum perempuan untuk mengembangkan berbagai produk UMKM seperti kerajinan, buket bunga dan produk kreatif lainnya. Menurutnya, produk tersebut nantinya dapat dipasarkan melalui Rumah Galeri UMKM Pusdatin Puanri Kabupaten Kampar, sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi pariwisata Kampar.

Misharti menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kampar terus mendorong penguatan UMKM melalui dukungan permodalan, termasuk rencana subsidi bunga bagi pelaku UMKM serta program SEHATI UMKM berupa fasilitasi sertifikasi halal.

“Ini semua kita lakukan agar UMKM dan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Kampar terus bergerak dan berkembang. Perempuan berdaya akan memperkuat ekonomi keluarga dan masyarakat,” katanya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kemandirian kaum perempuan sehingga mampu memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi UU PKDRT serta praktik pembuatan sabun cuci piring sebagai keterampilan yang diharapkan dapat dikembangkan menjadi peluang usaha bagi peserta. (Diskominfo)

Artikel Terkait