04 Oktober 2026

Lantik Pengurus Kerukunan Kampar Batobo Karimun, Bupati Ahmad Yuzar: Jaga Persatuan, Soliditas dan Kekompakan, Doakan Kampar Makin Maju dan Sejahtera


171 views

Tanjung Balai Karimun — Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., MT., mengajak seluruh masyarakat Kampar yang berada di Kabupaten Karimun untuk terus menjaga persatuan, soliditas, kekompakan serta memperkuat tali silaturahmi antarsesama perantau maupun dengan masyarakat Kabupaten Karimun.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Kampar saat menghadiri sekaligus melantik Pengurus Kerukunan Kampar Batobo Karimun (KKBK) dalam acara pelantikan dan silaturahmi yang digelar di Gedung Batobo Kampar, Kabupaten Karimun, Sabtu (3/10/2026). Pelantikan tersebut ditandai dengan pengukuhan, pembacaan Ikrar dan penyerahan Bendera pataka KKBK Kepada Ketua terpilih Agus  Safitra oleh Bupati Kampar. 

Dalam amanatnya, Bupati Ahmad Yuzar berpesan agar kepengurusan yang telah dilantik dapat menjalankan amanah dengan baik dan menjadikan KKBK sebagai wadah yang mampu mengayomi, mempererat persaudaraan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kampar di perantauan.

“Jadikan organisasi ini sebagai wadah persaudaraan dan tempat berkumpulnya dunsanak kita di rantau. Jadikan KKBK sebagai obat rindu bagi masyarakat yang belum berkesempatan pulang ke kampung halaman,” ujar Ahmad Yuzar yang didampingi oleh Wakil Bupati Kampar Dr Hj Misharti S.Ag M.Si, Sekda Kampar Dr Ardi Mardiansyah S.STP M.Si dan beberapa Kepala OPD di Lingkup Pemkab Kampar. 

Menurutnya, keberadaan organisasi masyarakat Kampar di perantauan memiliki arti strategis, tidak hanya dalam menjaga hubungan kekeluargaan, tetapi juga dalam membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah serta masyarakat setempat.

Bupati juga meminta KKBK terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Karimun. Secara nyata, kata Ahmad Yuzar, hubungan masyarakat Kampar dengan Karimun telah terjalin dalam berbagai aspek kehidupan, baik ekonomi, sosial maupun kemasyarakatan. Namun secara emosional, masyarakat Kampar di Karimun tetap memiliki ikatan yang kuat dengan kampung halaman.

“Hubungan kita secara ekonomi, sosial dan kemasyarakatan sudah sangat erat dengan Kabupaten Karimun. Masyarakat Kampar juga telah menjadi bagian dari masyarakat Karimun. Karena itu, mari kita ciptakan kehidupan yang harmonis, saling menghargai dan saling mendukung,” ajaknya.

Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan, Kampar merupakan Negeri Serambi Mekkah Riau, masyarakat Kampar dikenal sebagai masyarakat yang santun, agamis, serta menjunjung tinggi norma agama dan etika. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, harus terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di tanah rantau.

“Kita sangat memandang penting keberadaan organisasi ini sebagai wadah strategis dalam mengayomi masyarakat. Alhamdulillah, hari ini kita dapat bertemu dengan dunsanak kami yang berada di Kabupaten Karimun. Jaga nama baik Kampar dan terus perkuat persaudaraan,” ungkapnya.

Di hadapan para perantau, Bupati Ahmad Yuzar juga menyampaikan gambaran pembangunan Kabupaten Kampar yang saat ini terus dilakukan pemerintah daerah. Dengan wilayah yang luas dan jumlah penduduk hampir satu juta jiwa, Pemkab Kampar terus berupaya menghadirkan program yang berpihak kepada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

“APBD Kampar sekitar Rp2,7 triliun. Prioritas pembangunan kita diarahkan untuk kepentingan masyarakat. Di antaranya seluruh masyarakat yang memiliki KTP Kampar mendapatkan layanan Universal Health Coverage (UHC), program Umrah Masyarakat Panutan, perhatian kepada pengurus masjid, pemberian pakaian sekolah, serta bantuan beras kualitas premium bagi masyarakat berpenghasilan terbatas,” jelasnya.

Menurutnya, berbagai program tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar untuk memastikan pembangunan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan dasar dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bupati Ahmad Yuzar juga mengajak masyarakat Kampar di Karimun untuk tidak pernah berhenti memberikan perhatian terhadap kampung halaman. Meskipun berada jauh di rantau, saran, pemikiran dan kontribusi masyarakat tetap dibutuhkan untuk kemajuan Kabupaten Kampar.

“Kami meminta petunjuk, pemikiran dan pendapat dari bapak-bapak dan dunsanak semua. Walaupun berada di rantau, kami tetap menunggu saran dan masukan untuk kemajuan Kabupaten Kampar,” pintanya.

Ia juga menitipkan harapan agar seluruh masyarakat Kampar di Karimun turut mendoakan pemerintah daerah agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan amanah dalam menjalankan tugas pembangunan.

“Terus doakan Kampar. Doakan kami agar selalu amanah, diberikan kesehatan dan kekuatan dalam melaksanakan pembangunan Kabupaten Kampar. Semoga Kampar semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera dan pembangunan terus memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,” pungkas Ahmad Yuzar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Kepulauan Riau pada masanya Nurdin Basiron, Bupati Karimun Ing. H. Iskandarsyah, Wakil Bupati Karimun Riki Marsiano Baoleh, Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Zulkarnaian, Pj. Sekda Karimun Sularno, perwakilan Forkopimda Kabupaten Karimun, para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun, jajaran pengurus KKBK serta sejumlah undangan lainnya.

Pelantikan dan silaturahmi tersebut menjadi momentum mempererat hubungan kekeluargaan masyarakat Kampar di perantauan sekaligus memperkuat sinergi antara masyarakat Kampar, Pemerintah Kabupaten Kampar dan Pemerintah Kabupaten Karimun dalam menciptakan kehidupan bermasyarakat yang rukun, harmonis dan saling mendukung.

Bersempena dengan pelantikan tersebut Bupati Kampar dan Bupati Karimun menyerahkan Bantuan beras kepada masyarakat Kampar yang dilanjutkan dengan momen bersalam-salaman dan Photo bersama  (Diskominfosankampar/ProDokpim/Pdy)

Artikel Terkait