03 Oktober 2026

Bentuk Komitmen dan Perhatian Perhatian Pemkab Kampar, Bupati Ahmad Yuzar Tinjau 6 Rumah Produksi Batik


192 views

Bangkinang Kota — Sebagai bentuk komitmen dan perhatian terhadap pengembangan industri kreatif serta pelestarian budaya daerah, Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T. meninjau enam rumah produksi batik yang tersebar di sejumlah lokasi di Kabupaten Kampar, ini juga bersempena dengan momentum Hari Batik Nasional, 2 Oktober 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Jum'at 02:10, Bupati Kampar melihat secara langsung proses produksi, kreativitas para pembatik, serta potensi pengembangan motif batik khas Kampar. 

Menurutnya, batik Kampar memiliki keunikan dan karakter tersendiri yang perlu terus dikembangkan sekaligus dilindungi sebagai bagian dari identitas budaya daerah.

“Kita ingin batik khas Kampar terus berkembang, baik dari sisi kualitas, motif maupun pemasarannya. Ini bukan hanya soal produk kerajinan, tetapi juga menyangkut identitas dan kekayaan budaya masyarakat Kampar,” ujar Ahmad Yuzar.

Bupati Kampar menegaskan, Pemkab Kampar melalui Dekranasda dan perangkat daerah terkait akan terus mendorong kemajuan para pembatik dan rumah produksi batik. Salah satu langkah yang menjadi perhatian adalah pendataan rumah batik serta mendorong perlindungan hak cipta terhadap motif-motif batik khas Kampar melalui Kementerian Hukum Riau.

Langkah tersebut diharapkan memberikan kepastian hukum bagi para pengrajin sekaligus menjaga motif khas Kampar agar tidak digunakan tanpa izin. Di sisi lain, penguatan industri batik juga diharapkan mampu membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha dan pembatik lokal.

Bupati Kampar didampingi Ketua Umum Dekranasda Kabupaten Kampar Ny. Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar, Sekda Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si., Ketua Harian Dekranasda Kampar Edward, S.E., M.Si., serta jajaran Dekranasda dan Analis Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum Riau.

Bupati Kampar Ahmad Kampar Ahmad Yuzar berharap momentum Hari Batik Nasional menjadi dorongan bagi seluruh pembatik untuk terus berkarya dan berinovasi, sehingga batik khas Kampar semakin dikenal, berkembang, memiliki nilai ekonomi, serta menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Kampar.
(Diskominfo/ProDokpim/Pdy)

Artikel Terkait