28 Agustus 2026

Rakor Karhutla, Bupati Kampar Himbau Seluruh Masyarakat Jangan Bakar Lahan


324 views

Bangkinang Kota – Pemerintah Kabupaten Kampar terus meningkatkan kesiapsiagaan dan langkah antisipasi dalam menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Karhutla, Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T. mengimbau dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun.

Rakor Karhutla tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Kampar, Bangkinang Kota, pada Rabu (26/8/2026). mengingat pentingnya Rakor ini Bupati Kampar didampingi oleh Wakil Bupati Kampar Dr Hj Misharti S.Ag M.Si ini diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kampar, Sekda Kampar Dr Ardi Mardiansyah S.STP M.Si, para Camat se-Kabupaten Kampar, Kepala Desa se-Kabupaten Kampar, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, serta pihak perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kampar.

Dalam arahannya, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan komitmen, kerja sama dan peran aktif seluruh pihak. Menurutnya, persoalan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat.

“Untuk itu, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kampar agar tidak membuka ataupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Mari kita bersama-sama menjaga daerah kita dari ancaman kebakaran hutan dan lahan,” tegas Ahmad Yuzar.

Bupati menyampaikan, kondisi musim kemarau dan cuaca panas saat ini harus menjadi perhatian serius seluruh pihak. Lahan yang kering, khususnya lahan gambut, sangat mudah terbakar dan api dapat dengan cepat meluas apabila tidak segera ditangani.

Oleh sebab itu, Bupati meminta para Camat dan Kepala Desa agar terus meningkatkan pengawasan di wilayah masing-masing serta aktif memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya dan dampak Karhutla.

“Kepada para Camat dan Kepala Desa, saya minta untuk benar-benar memastikan masyarakat memahami bahaya membakar lahan. Jangan sampai kita lengah. Lebih baik mencegah sebelum terjadi, daripada harus menghadapi kebakaran yang dampaknya sangat besar,” ujar Bupati.

Ahmad Yuzar juga meminta seluruh perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Kampar untuk meningkatkan kesiapsiagaan, khususnya dalam menyiapkan sumber daya manusia, peralatan pemadaman dan sarana pendukung lainnya. Perusahaan diharapkan dapat mengambil langkah cepat apabila ditemukan titik api maupun potensi terjadinya kebakaran di sekitar wilayah operasionalnya.

Selain itu, seluruh OPD terkait bersama TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, masyarakat dan pihak perusahaan diminta untuk memperkuat koordinasi serta membangun sinergi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla.

Bupati Kampar menekankan bahwa dampak Karhutla sangat luas, tidak hanya merusak lingkungan dan ekosistem, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat akibat kabut asap, mengganggu aktivitas perekonomian, pendidikan dan transportasi.

“Karhutla harus menjadi perhatian kita bersama. Dampaknya sangat besar bagi masyarakat dan daerah. Karena itu, mari kita satukan langkah, tingkatkan kewaspadaan dan jangan ada lagi pembakaran lahan,” tambahnya.

Melalui Rakor Karhutla ini, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap seluruh unsur yang hadir dapat meningkatkan komitmen dalam melakukan langkah-langkah pencegahan sejak dini, memperkuat kesiapsiagaan personel dan peralatan, serta mempercepat koordinasi dan penanganan apabila ditemukan titik api di lapangan.

Rakor ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga Kabupaten Kampar dari ancaman Karhutla. Dengan sinergi dan kepedulian seluruh pihak, diharapkan Kabupaten Kampar dapat terhindar dari kebakaran hutan dan lahan serta dampak kabut asap.

“Jangan bakar lahan. Lindungi lingkungan, jaga kesehatan dan keselamatan masyarakat. Karhutla adalah musuh bersama yang harus kita cegah bersama-sama,” tutup Bupati Kampar Ahmad Yuzar. (Diskominfo Kampar /Pdy)

Artikel Terkait