23 Agustus 2026

Tinjau Lokasi Kebakaran, Bupati Kampar Ikut Padamkan Api di Kecamatan Tambang


177 views

Tambang – Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T. turun langsung ke lokasi kebakaran lahan dan turut melakukan pemadaman api yang membakar lahan gambut di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Sabtu (22/8/2026).

Kehadiran Bupati Kampar di tengah lokasi kebakaran tersebut merupakan bentuk kepedulian dan keseriusan Pemerintah Kabupaten Kampar dalam menangani serta mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Kampar.

Turut bersama Bupati Kampar dalam kegiatan pemadaman tersebut Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Subayang, S.I.K. serta Dandim 0313/KPR Letkol Czi Satriady Prabowo, bersama unsur terkait dan petugas pemadam yang sejak awal terus berjibaku memadamkan api.

Kebakaran yang terjadi di kawasan lahan gambut tersebut telah menghanguskan sekitar 4 hektare lahan. Berkat kesiapan, kesigapan dan kerja keras seluruh petugas di lapangan, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan.

Saat ini, petugas masih terus melakukan proses pendinginan dan pemantauan di lokasi guna memastikan api benar-benar padam serta mencegah munculnya kembali titik-titik api, mengingat kondisi lahan gambut yang berpotensi menyimpan bara di bawah permukaan tanah.

Usai ikut melakukan penyemprotan dan pemadaman api, Bupati Kampar Ahmad Yuzar mengimbau seluruh masyarakat agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di tengah kondisi cuaca panas dan musim kemarau.

“Kita hendaknya terus waspada terhadap potensi kebakaran, apalagi saat ini kita memasuki musim panas. Pencegahan harus menjadi perhatian bersama agar kebakaran lahan tidak semakin meluas,” ujar Ahmad Yuzar.

Bupati Kampar juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh petugas serta pihak yang telah bekerja keras dalam upaya penanganan kebakaran di Desa Rimbo Panjang.

“Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh petugas yang terus berjibaku melakukan pemadaman di lokasi kebakaran. 

Berkat kesiapsiagaan dan kerja sama semua pihak, api dapat dikendalikan,” ungkapnya.

Dikatakan Ahmad Yuzar, pada hari yang sama Pemerintah Kabupaten Kampar juga mendampingi Menteri Lingkungan Hidup RI Muhammad Jumhur Hidayat bersama Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dalam meninjau langsung lokasi kebakaran di Kecamatan Tambang.

Menurutnya, kunjungan tersebut menunjukkan perhatian serius pemerintah dan seluruh unsur terkait terhadap penanganan Karhutla di wilayah Riau, khususnya Kabupaten Kampar.

“Pada hari ini kita juga mendampingi Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia bersama Kapolda Riau untuk meninjau langsung lokasi kebakaran di Tambang ini. Kita berharap seluruh titik api yang ada dapat segera kita atasi dan tidak terjadi lagi kebakaran yang lebih luas,” ujar Bupati Kampar.

Ahmad Yuzar menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama dan tanggung jawab bersama. Selain kesiapsiagaan petugas, peran aktif masyarakat sangat diperlukan dalam mencegah terjadinya kebakaran lahan.

Pemerintah Kabupaten Kampar pun terus berkomitmen memperkuat langkah-langkah pencegahan, meningkatkan koordinasi lintas sektor serta memastikan penanganan cepat terhadap setiap potensi kebakaran demi menjaga lingkungan, kesehatan masyarakat dan keselamatan bersama.
(Diskominfo Kampar / Pdy) 

//////

Bersama Menteri Lingkungan Hidup Muhammad Jumhur Hidayat, M. Si, ahli kebakaran hutan dan lahan Bambang Hero Saharjo, serta Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., MT., meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Sabtu (22/8/2026).

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Dandim 0313/KPR Letkol Czi Satriady Prabowo dan Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Sebayang.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan mengecek secara langsung kondisi lahan yang sebelumnya terbakar, titik-titik yang masih berpotensi menimbulkan api, serta langkah penanganan dan pemadaman yang telah dilakukan oleh petugas di lapangan.

Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menyampaikan bahwa luas lahan yang terbakar di lokasi tersebut mencapai sekitar empat hektare. Saat ini, api telah berhasil dipadamkan, namun petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak terjadi kebakaran susulan.

Ia juga menyampaikan Penanganan karhutla harus di lakukan dari hulu sampai hilir. Pencegahan, pemadaman, penegakan hukum hingga pemulihan lingkungan harus berjalan bersama.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang bergotong royong, berjibaku untuk mematikan api, di mana pun kalian berada,” ujar Jumhur.

Sementara itu, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar terus berkomitmen melakukan langkah cepat dalam penanganan Karhutla, termasuk memastikan proses pemadaman dan pendinginan berjalan secara maksimal.

“Pemerintah Kabupaten Kampar bersama TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni dan seluruh unsur terkait terus melakukan upaya penanganan Karhutla. Setelah api berhasil dipadamkan, proses pendinginan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang dapat memicu kebakaran kembali,” ungkap Ahmad Yuzar.

Bupati menegaskan bahwa pencegahan dan penanganan Karhutla menjadi tanggung jawab bersama. Untuk itu, ia mengajak seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran lahan.

“Kita mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membuka lahan dengan cara membakar, dan apabila menemukan adanya titik api segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepat mungkin,” tegasnya. (Diskominfo Kampar/Pdy)

Artikel Terkait