23 Agustus 2026

Komit Terhadap Kemajuan Ponpes, Bupati Kampar Susun Naskah Akademik Kabupaten Santri


190 views

Tambang – Pemerintah Kabupaten Kampar terus menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong kemajuan dan pengembangan pendidikan keagamaan, khususnya pondok pesantren (Ponpes) yang memiliki peran strategis dalam mencetak generasi berakhlak, mandiri, berdaya saing dan kompetitif.

Sebagai bentuk keseriusan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kampar tengah menyusun Naskah Akademik Kabupaten Santri sebagai langkah awal untuk menghadirkan payung hukum yang kuat dalam mendukung proses pembinaan, pengembangan dan kemajuan pondok pesantren di Kabupaten Kampar.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T. saat menghadiri kegiatan Silaturahmi dan Pembukaan Scout Game Islamic Festival di Pondok Pesantren Gontor Putri Kampus 7  bersempena Ulang tahun ke 100 tahun Ponpes Gontor tahun 2026, di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Jumat (21/8/2026).

Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar menyampaikan bahwa keberadaan lebih dari 100 pondok pesantren di Kabupaten Kampar merupakan potensi besar sekaligus kekuatan utama dalam membangun dunia pendidikan dan menciptakan sumber daya manusia yang unggul.

“Lebih dari 100 pondok pesantren ada di Kabupaten Kampar. Ini menunjukkan bahwa posisi dan peran pondok pesantren dalam dunia pendidikan di Kabupaten Kampar sangat besar. Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Kampar akan terus memberikan dukungan terhadap kemajuan dan pengembangan pondok pesantren,” ujar Ahmad Yuzar.

Menurutnya, penyusunan Naskah Akademik Kabupaten Santri menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar untuk memberikan perhatian yang lebih terarah dan berkelanjutan terhadap pendidikan pesantren.

Dengan adanya kajian akademik tersebut, diharapkan ke depan dapat lahir kebijakan dan payung hukum yang semakin memperkuat sinergi pemerintah bersama seluruh pondok pesantren dalam mewujudkan kemajuan pendidikan di Kabupaten Kampar.

“Kita telah menyusun naskah akademik sebagai langkah menuju Kabupaten Santri. Hal ini penting agar nantinya terdapat payung hukum yang jelas dalam proses pembinaan dan pengembangan pondok pesantren di Kabupaten Kampar,” tambahnya.

Bupati Kampar juga menegaskan bahwa pengembangan sumber daya manusia yang mandiri, unggul, mampu bersaing dan kompetitif merupakan target bersama yang harus terus diwujudkan. Oleh karena itu, keberadaan lembaga-lembaga pendidikan, termasuk pondok pesantren, harus terus dikembangkan agar mampu menjawab tantangan dan kebutuhan zaman.

“Pengembangan sumber daya manusia yang mandiri, berdaya saing dan kompetitif merupakan target utama kita bersama. Oleh sebab itu, lembaga-lembaga pendidikan harus terus kita kembangkan, kita perkuat dan kita tingkatkan kualitasnya,” tegas Ahmad Yuzar.

Lebih lanjut, Ahmad Yuzar menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar melalui perangkat daerah terkait, khususnya Dinas Pendidikan dan instansi lainnya, akan terus membangun sinergi dengan Kementerian Agama serta seluruh pemangku kepentingan dalam menyempurnakan analisis dan kajian akademik tersebut.

Sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan lembaga pendidikan pesantren dinilai sangat penting agar perencanaan dan pengembangan pendidikan ke depan dapat dilakukan secara terpadu, terarah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Pendidikan akan terus bersinergi dengan Kementerian Agama dan seluruh pihak terkait dalam mewujudkan kajian akademik ini. Dengan demikian, pemerintah dapat mengambil peran dan melakukan intervensi positif dalam perencanaan serta pengembangan pendidikan ke depan,” tutup Ahmad Yuzar.

Pernyataan tersebut mendapat sambutan meriah dari para pimpinan pondok pesantren dan seluruh peserta yang hadir. Kehadiran Bupati Kampar dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti nyata perhatian Pemerintah Kabupaten Kampar terhadap keberadaan pondok pesantren sebagai salah satu pilar penting dalam membangun generasi yang cerdas, berkarakter, beriman dan bertakwa.
(Diskominfo Kampar / Pdy)

Artikel Terkait