21 Agustus 2026

Mendapat Perhatian Khusus Bupati Kampar pada HUT RI ke-81, PWRI Sampaikan Terima Kasih dan Apresiasi


113 views

Bangkinang Kota – Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Kampar menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Kampar Ahmad Yuzar atas perhatian khusus yang diberikan kepada para pensiunan/wredatama, veteran, Pepabri, Wara Kawuri, janda veteran, pejuang ’45, serta tokoh agama dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Apresiasi tersebut disampaikan setelah Pemerintah Kabupaten Kampar menggelar Silaturahmi dan Ramah Tamah Pensiunan/Wredatama, Pepabri, Veteran, Wara Kawuri, Janda Veteran dan Tokoh Agama, yang dipusatkan di Halaman Balai Bupati Kampar, Senin (17/8/2026), bersempena dengan Resepsi Kenegaraan HUT RI ke-81.

Kegiatan tersebut berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan. Ribuan undangan dari berbagai unsur masyarakat hadir, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan para tokoh, pejuang, pensiunan ASN, serta seluruh komponen masyarakat yang telah memberikan kontribusi bagi Kabupaten Kampar.

Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah tokoh penting Kabupaten Kampar, di antaranya H. Saleh Djasit, SH, Bupati Kampar dua periode dan Gubernur Riau pada masanya yang kini juga menjabat sebagai Ketua PWRI Provinsi Riau. 

Turut hadir H. Jefri Noer, SH, Bupati Kampar pada masanya, didampingi istri beliau Hj. Eva Yuliani, SE, Anggota DPRD Provinsi Riau.
Selain itu hadir pula mantan Sekda Kampar Dr. Zulher, MD, mantan Sekda Kampar Drs. H. Zulfan Hamid, serta sejumlah tokoh masyarakat Kabupaten Kampar yang datang dari berbagai kecamatan.

Dalam sambutannya, Bupati Kampar Ahmad Yuzar yang juga merupakan Pembina Utama PWRI Kabupaten Kampar dan anggota kehormatan PWRI, menyampaikan bahwa perjalanan kariernya sebagai birokrat tidak terlepas dari bimbingan, tempaan dan pengalaman yang diperolehnya dari para senior di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.

Bupati mengenang perjalanan kariernya ketika sejumlah tokoh yang hadir masih memegang jabatan sebagai pimpinan daerah maupun pejabat struktural di Kabupaten Kampar.

“Pada zaman Pak Saleh Djasit menjadi Bupati Kampar, saya diangkat menjadi Lurah Pasir Sialang. Pada zaman Pak Zulher menjadi Sekda, saya diangkat menjadi Kasi Perencanaan di Bappeda Kampar. Kemudian pada zaman Pak Jefri Noer, saya diangkat menjadi Camat Tapung Hulu,” ujar Ahmad Yuzar yang mengenakan Batik PWRI Kampar. 

Menurutnya, perjalanan dan tempaan birokrasi tersebut telah memberikan pengalaman serta ilmu yang sangat berharga dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Dengan perjalanan dan tempaan birokrasi tersebut, saya mendapatkan pengalaman dan ilmu yang sangat berguna. Inilah pondasi yang telah diletakkan oleh para pendahulu, sehingga kami saat ini tinggal meneruskan pembangunan,” ungkapnya.

Bupati Ahmad Yuzar juga menegaskan bahwa keberadaan para pensiunan dan senior pemerintahan merupakan bagian penting dari sejarah perjalanan pembangunan Kabupaten Kampar. Pengabdian yang telah diberikan selama masa aktif menjadi warisan berharga yang harus terus dihargai dan dijaga.

Sementara itu, Ketua PWRI Provinsi Riau H. Saleh Djasit, SH, memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, silaturahmi yang secara khusus menghadirkan para pensiunan, veteran dan tokoh masyarakat merupakan bentuk penghargaan yang sangat berarti.

“Acara ini begitu spesial dan khusus karena mengutamakan serta menempatkan para pensiunan ini berada di tempat yang terhormat,” kata Saleh Djasit.

Ia juga mengaku kegiatan tersebut merupakan salah satu kegiatan silaturahmi dengan jumlah peserta yang sangat ramai.
“Setahu saya, ini yang paling ramai,” ujarnya.

Ketua PWRI Kabupaten Kampar H. Nurbit, SH, MH, melalui Sekretaris PWRI Kampar H. Usman Chaeruddin, S.Sos, menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi tersebut dihadiri sekitar 1.500 undangan yang terdiri dari berbagai unsur.
Dari jumlah tersebut, sekitar 1.200 orang merupakan pensiunan/wredatama, 126 orang veteran, 139 orang Pepabri, 57 orang Wara Kawuri dan janda veteran, sementara selebihnya berasal dari unsur Pejuang ’45 dan tokoh agama.

“PWRI Kabupaten Kampar memiliki anggota wredatama yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Kampar dengan jumlah sekitar 8.000 orang. Karena itu, perhatian dan penghargaan yang diberikan pemerintah daerah kepada para pensiunan tentu sangat berarti bagi kami,” ujar Usman.

Ia menambahkan, PWRI Kabupaten Kampar memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Kampar yang telah memberikan ruang dan perhatian kepada para pensiunan untuk terus menjadi bagian dari pembangunan daerah.
Menurutnya, meskipun telah memasuki masa purnabakti, para pensiunan tetap memiliki pengalaman, pengetahuan dan pemikiran yang dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah.

Pada kesempatan tersebut, turut hadir Ketua PEPABRI Letkol Pur. Suhardi, Ketua Pejuang ’45 H. Zufri AR, serta tokoh agama Ustadz Bahtiar Abas. Para tokoh tersebut juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya pertemuan yang mempertemukan berbagai komponen masyarakat Kabupaten Kampar dalam suasana penuh kekeluargaan.

Mereka berharap kegiatan silaturahmi seperti ini dapat terus dipertahankan dan menjadi agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Kampar, sehingga hubungan antara pemerintah daerah, para pensiunan, veteran, pejuang, tokoh agama dan tokoh masyarakat semakin erat.

“Semoga kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda tahunan, karena selain sebagai bentuk penghargaan kepada para senior dan pejuang, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan seluruh komponen masyarakat Kabupaten Kampar,” harapnya.

PWRI Kabupaten Kampar kembali menyampaikan terima kasih kepada Bupati Kampar Ahmad Yuzar beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Kampar atas penghormatan dan perhatian yang telah diberikan.

Bagi PWRI, silaturahmi tersebut bukan sekadar pertemuan, tetapi menjadi simbol penghargaan terhadap jasa dan pengabdian para pendahulu sekaligus memperkuat semangat kebersamaan untuk bersama-sama melanjutkan pembangunan Kabupaten Kampar.
(Diskominfo Kampar/Pdy)

Artikel Terkait