Loading
Adat di Pocik, Marwah Dijago: LPP BAIK Gelar Pelatihan “Ma'antau Anak Kemenakan"
Salo – Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Budaya Adat Istiadat Kampar (LPP BAIK) yang diketuai oleh Usman Efendi, S.E., kembali melaksanakan kegiatan pelatihan adat. Mengangkat tema "Bakampuong" dan "Ma'antau Anak Kemenakan", kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat pelestarian nilai-nilai adat dan budaya, khususnya dalam kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Kampar.
Pelatihan ini menjadi wadah untuk meningkatkan pemahaman generasi muda dan masyarakat terhadap nilai-nilai Basiacuong (adat). Acara berlangsung di Gedung Aula Sialang Salo dengan menghadirkan dua narasumber, yaitu Datuk Syahrul yang membawakan materi "Bakampuong" pada Sabtu (15/08/2026), serta Datuk Erman dengan materi "Maantau Anak Kemenakan" pada Ahad (16/08/2026).
Melalui pelatihan tersebut, peserta diajak memahami makna "Bakampuong" dan "Maantau Anak Kamanakan". Tradisi ini tidak hanya sekadar ritual, tetapi juga mencerminkan tanggung jawab, kepedulian, serta peran penting keluarga dalam membimbing dan memperhatikan perkembangan anak kemenakan.
Pemangku Adat Kenegarian Salo Bayang-Bayang (Datuk Pandak), Datuk Erman, berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan demikian, nilai-nilai adat, sopan santun, dan budaya Basiacuong tetap hidup serta diwariskan kepada generasi penerus di Kabupaten Kampar.
"Pelestarian budaya bukan sekadar mempertahankan tradisi masa lalu, melainkan menjadikan nilai-nilai adat sebagai pedoman dalam membangun karakter generasi muda dan memperkuat jati diri masyarakat Kabupaten Kampar," ungkapnya.
"Dengan adanya pelatihan 'Ma'antau Anak Kemenakan', diharapkan semangat melestarikan adat dan budaya Kampar semakin tumbuh di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda," tutupnya.
(DiskominfoKampar/IsN)