15 Agustus 2026

Digelar Oleh Pusdatin Puanri Kampar, Lomba Cipta Menu Tradisional dan Lomba Mak UP Resmi di Buka Oleh Wakil Bupati Kampar.


169 views

Bangkinang Kota - Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag, M.Si secara resmi membuka  Lomba Cipta Menu Tradisional dan Lomba Mak UP tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2026.

Kegiatan yang ditaja oleh Pusdatin Puanri Kampar dihadiri oleh Ketua TP-PKK Kampar Ny. Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar, Ketua DWP-UP Kampar Ny. Yuni Pratiwi Sari Ardi serta diikuti oleh seluruh TP-PKK Kecamatan se- Kabupaten Kampar yang diselenggarakan di Riverside Bangkinang, Sabtu (15/8/2026).

Dalam arahannya, Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar telah memberi kesempatan kepada Kaum Perempuan untuk lebihh meningkatkan potensi dan Kualitas dirinya melalui Pelaksanaan berbagai Kegiatan Baik yang dilaksanakan oleh Dinas terkait dan Pusdatin Puanri Kampar Khususnya.

“Seperti lomba Cipta Menu Tradisional dan Lomba Make UP sekaligus memakai jilbab tanpa cermin ini salah satu bentuk kepedulian Pemerintah dalam rangka Meningkatkan pengetahuan dan Keterampilan Perempuan dan Menjadikan untuk membuka usaha serta menjadikan UMKM.”ungkapnya.”

Ia juga mengajak Generasi untuk tidak hanya mencintai masakan Nenek moyang, tetapi juga berkreasi agar Cita rasa Khas tersebut tetap lestari dan relevan dimasa kini.

Wakil Bupati Kampar sekaligus Ketua Pusdatin Puanri Kampar juga mengucapkan selamat kepada peserta Lomba ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari hari dalam rangka menopang Ekonomi Keluarga. 

“Untuk itu, kita berharap kreativitas masyarakat terus berkembang dan budaya serta kuliner tradisional daerah tetap terjaga dan dikenal oleh generasi muda,”tutupnya.”

Dalam hal tersebut, Ketua PKK-Kampar Ny. Tengku Nurheryani juga menyebutkan bahwa  TP PKK Kabupaten Kampar berkomitmen untuk terus mendorong pemberdayaan perempuan, pelestarian budaya lokal, serta pengembangan kreativitas masyarakat di Kabupaten Kampar.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap kuliner tradisional daerah semakin dikenal dan dilestarikan. Begitu juga keterampilan make up dan memasang jilbab dapat terus dikembangkan dengan kreativitas dan tetap memperhatikan nilai kesopanan.”tutupnya.”
(DiskominfoKampar/IsN).

Artikel Terkait