Loading
Bangkinang Kota,- Bupati Kampar yang di wakili oleh Asisten II Bidang Kemasyarakatan dan SDM Drs.Muhammad.M.Si mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Kesiapsiagaan Menghadapi Dampak Fenomena El Nino melalui zoom meeting di Ruang Media Center (Gedung Asisten 2) Kantor Bupati Kampar, Senin (29/6).
Turut hadir dalam kegiatan ini di antarnya Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn) Prof.Drs.Muhammad Tito Karnavian.M.A.Ph.D, Para Kementerian terkait, Perwakilan Forkopimda, Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi Syarifuddin, Plt. Inspektur Kabupaten Kampar, Muhammad Irsyad.S.H.M.Hum, Perwakilan Kepala OPD terkait, Kepala BPS di wakili oleh Indah Pratiwi dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Kampar.
Rakor pengendalian inflasi merupakan agenda rutin yang digelar pemerintah pusat bersama pemerintah daerah untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali. Inflasi yang tidak terkendali dapat berdampak langsung pada daya beli masyarakat, terutama di daerah yang bergantung pada sektor pertanian dan perdagangan seperti Kampar. Dalam kesempatan ini, pemerintah pusat juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi El Nino, fenomena iklim global yang berpotensi memicu kekeringan, menurunkan produksi pangan dan meningkatkan risiko inflasi.
Drs. Muhammad, M.Si selaku Asisten II Bidang Kemasyarakatan dan SDM hadir mewakili Bupati Kampar. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa Kabupaten Kampar mendukung kebijakan nasional dengan langkah-langkah konkret di tingkat daerah. “Kami akan memperkuat koordinasi lintas sektor, mulai dari distribusi pangan, pengawasan harga, hingga kesiapan menghadapi dampak iklim ekstrem,” ujarnya.
Sosialisasi yang dirangkaikan dalam rakor ini menyoroti dampak El Nino terhadap sektor pertanian, perikanan, dan ketersediaan air bersih. Pemerintah pusat mengingatkan bahwa fenomena ini dapat menurunkan produksi beras dan komoditas pangan lainnya, sehingga perlu strategi mitigasi sejak dini.
Dalam rakor yang dipimpin langsung oleh menteri Dalam Negeri, Pemerintah pusat menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, BUMN dan sektor swasta. “Fenomena El Nino bukan hanya isu lingkungan, tetapi juga isu ekonomi dan sosial. Oleh karena itu, kesiapsiagaan harus dilakukan secara menyeluruh,” tegasnya.
Pemkab Kampar melalui Asisten II menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti arahan tersebut dengan melaksanakan pengendalian inflasi dan kesiapsiagaan El Nino, melakukan monitoring harga kebutuhan pokok di pasar tradisional, menyiapkan program bantuan bagi masyarakat terdampak inflasi dan kekeringan serta mengoptimalkan peran gapoktan dan kelompok tani dalam menjaga ketahanan pangan.
Para peserta dari berbagai daerah menyampaikan laporan kondisi terkini di wilayah masing-masing. Dari Kabupaten Kampar, laporan yang disampaikan menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat dalam penyediaan data iklim, bantuan teknis, serta distribusi logistik pangan.
Dengan mengikuti rakor ini, Kabupaten Kampar menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dampak fenomena El Nino. Kehadiran Pemerintah Kabupaten Kampar menjadi bukti nyata bahwa tidak hanya fokus pada pembangunan ekonomi, tetapi juga pada kesiapsiagaan menghadapi tantangan global yang dapat memengaruhi kesejahteraan masyarakat.(Diskominfo Kampar/RF)