05 Juni 2026

Apel Siaga Antisipasi Dan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla 2026, Ahmad Yuzar : Bukti Komitmen Bersama Lindungi Kampar dari Bencana


217 views

Bangkinang Kota – Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., memimpin Apel Siaga Antisipasi dan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Kampar Tahun 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Pelajar Bangkinang Kota, Kamis (4/6/2026).

Apel siaga tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., unsur Forkopimda Kabupaten Kampar, Kepala Basarnas Kelas A Pekanbaru, Kepala Pelaksana BPBD-PK Provinsi Riau, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Riau, Kepala Manggala Agni Daerah Operasi Sumatera IV Pekanbaru, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Rokan Hulu, seluruh Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, para camat se-Kabupaten Kampar, serta unsur TNI, Polri, dunia usaha dan masyarakat.

Dalam amanatnya, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan bahwa apel gelar pasukan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kesiapan dan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan yang berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Kampar.

“Apel gelar pasukan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan bukti kesiapan dan komitmen bersama antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri, BPBD, OPD terkait, dunia usaha dan masyarakat Kabupaten Kampar untuk bertindak cepat, tanggap, dan terkoordinasi dalam menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kampar,” tegas Ahmad Yuzar.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada BPBD Kabupaten Kampar selaku koordinator pelaksana kegiatan yang telah menginisiasi pelaksanaan apel siaga tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting untuk memperkuat sinergi, koordinasi, serta meningkatkan partisipasi seluruh pihak dalam upaya pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana Karhutla.

“Melalui kegiatan ini, seluruh pihak dapat berbuat serta terlibat langsung memberikan kontribusi, masukan, dan langkah-langkah nyata dalam upaya pencegahan serta penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kampar,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Kampar menekankan beberapa langkah strategis yang harus menjadi perhatian seluruh pihak, yakni peningkatan sistem peringatan dini dan respon cepat, pemetaan wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan, kesiapan peralatan serta sarana prasarana pendukung, peningkatan koordinasi lintas sektor, kesiapsiagaan dan tanggap darurat, serta penegakan hukum secara tegas terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan.

Selain itu, Ahmad Yuzar juga menginstruksikan kepada seluruh kepala desa dan lurah agar dapat membuat kanal maupun waduk penampungan air di wilayah yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan sebagai langkah antisipatif dalam mendukung upaya pemadaman dini.

Kepada Dinas PUPR dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kampar, Bupati meminta agar selalu dalam kondisi siaga, baik dari sisi peralatan, sarana dan prasarana maupun kesiapan personel sehingga dapat segera bergerak apabila dibutuhkan.

“Utamakan keselamatan petugas dan masyarakat dalam setiap tahapan penanganan bencana, terutama kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, dan anak-anak yang memerlukan pertolongan cepat,” pesannya.

Menutup arahannya, Bupati Kampar menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran TNI, Polri, BPBD, perangkat daerah terkait, dunia usaha, masyarakat serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Apel Siaga Antisipasi dan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2026.

“Mari kita jaga alam, maka alam akan menjaga kita. Salam tangguh, salam kemanusiaan,” tutup Ahmad Yuzar.

Apel siaga tersebut ditandai dengan pengecekan personel dan peralatan penanggulangan Karhutla sebagai bentuk kesiapan Kabupaten Kampar dalam menghadapi musim kemarau dan potensi kebakaran hutan serta lahan pada tahun 2026. (Diskomifo Kampar /CK)

Artikel Terkait