15 Mei 2026

Dampingi Bupati Kampar Kunjungi Kementerian PUPR, Kadis Damkar Yuricho Efril ;   Embung Stanum Jadi Pusat Penanggulangan Bencana Kebakaran dan Non Kebakaran. 


1338 views

Jakarta – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kampar mengambil peran strategis dalam upaya penguatan mitigasi bencana daerah. Hal ini ditunjukkan melalui keikutsertaan langsung Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Kampar, Yuricho Efril, dalam kunjungan kerja Bupati Kampar ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Jakarta, Selasa (12/05/2026).

Kunjungan yang dipimpin oleh Ahmad Yuzar tersebut turut didampingi Plt Sekda Kampar Ardi Mardiansyah, dengan agenda utama memperjuangkan revitalisasi kawasan konservasi Embung Stanum yang saat ini mengalami kerusakan cukup serius.

Dalam kesempatan tersebut,  Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan bahwa kondisi Embung Stanum saat ini membutuhkan perhatian serius karena berpotensi mengganggu fungsi lingkungan dan mitigasi bencana.

“Kawasan konservasi Stanum memiliki peranan yang sangat strategis sebagai penyangga lingkungan serta sumber cadangan air bagi wilayah sekitarnya,” tegasnya.

Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kampar dan Kementerian PUPR RI, diharapkan upaya revitalisasi Embung Stanum dapat segera terealisasi. Dinas Damkar dan Penyelamatan pun optimistis, kawasan ini nantinya tidak hanya berfungsi sebagai konservasi air, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam sistem penanggulangan bencana yang modern dan terintegrasi.

Sementara itu Kadis Damkar Yuricho Efril menegaskan pentingnya menjadikan kawasan Embung Stanum tidak hanya sebagai penyangga lingkungan, tetapi juga sebagai pusat terpadu penanggulangan bencana kebakaran dan non kebakaran di Kabupaten Kampar.

“Ini merupakan kebanggaan bagi kami di Dinas Damkar dan Penyelamatan dapat turut berkontribusi dalam terkait konservasi Embung Stanum, sekaligus mendorong pembentukan center terpadu penanggulangan bencana kebakaran dan non kebakaran,” ujar Yuricho.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan embung memiliki fungsi vital dalam mendukung operasional pemadaman kebakaran, terutama sebagai sumber air strategis saat terjadi kebakaran hutan, lahan, maupun permukiman. Dengan revitalisasi yang terintegrasi, kawasan tersebut diharapkan mampu menjadi pusat kesiapsiagaan dan respon cepat bencana di Kampar.

“Semoga seluruh ikhtiar yang dilakukan dapat berjalan dengan baik, terwujud secara nyata, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” tutup Yuricho Efril. (Diskominfo Kampar/RF)

Artikel Terkait