02 Mei 2026

Dorong Digitalisasi Layanan Publik, Kadis Kominfo dan Persandian Lukmansyah Badoe Ikuti Sharing SPBE dari Sumedang. 


435 views

Bangkinang Kota – Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., MT yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Kampar, Lukmansyah Badoe, S.Sos., M.Si mengikuti kegiatan Sharing Session dan Hibah Aplikasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dari Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk anggota APKASI melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Media Center Pemkab Kampar, Rabu (29/04/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kadis Kominfo dan Persandian didampingi oleh Kepala Bidang Layanan Infrastruktur SPBE Irwan Muhammad, ST, M.E, MIDS, Kepala Bidang Persandian Edison, serta perwakilan dari Bappeda Kabupaten Kampar.

Pada kesempatan itu, Bupati Sumedang, Dr. H. Dony Ahmad Munir, ST., MM memaparkan implementasi SPBE di Kabupaten Sumedang. Ia menjelaskan bahwa penerapan SPBE telah memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, salah satunya dalam pelayanan administrasi kependudukan seperti pengurusan KTP, KK, dan akta yang kini dapat dilakukan secara digital melalui aplikasi.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sumedang juga membuka diri untuk berbagi dan berkolaborasi dengan daerah lain. Hingga saat ini, tercatat sekitar 250 kabupaten/kota telah berkunjung ke Sumedang untuk mempelajari SPBE, dan sebanyak 60 kabupaten/kota telah melakukan replikasi Aplikasi Pemerintah Sumedang. 

Sementara itu, Lukmansyah Badoe menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar telah melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemerintah Kabupaten Sumedang terkait penyelenggaraan SPBE.

Ia juga menjelaskan bahwa Kabupaten Kampar telah mereplikasi salah satu aplikasi unggulan Sumedang, yakni aplikasi SINDANG, yang digunakan untuk memantau harga kebutuhan pokok secara real time melalui Dinas Koperasi dan UMK Kabupaten Kampar.

Lebih lanjut, Lukmansyah menghimbau seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Kampar untuk terus berkoordinasi dalam membangun dan mengembangkan aplikasi berbasis digital. Hal ini penting guna menciptakan ekosistem digital yang terintegrasi, memiliki keterpaduan, serta mendukung interoperabilitas antar sistem.

“Ke depan, tidak hanya sebatas publikasi data, namun yang lebih penting adalah bagaimana data tersebut dapat saling terhubung dan dimanfaatkan bersama demi peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Dengan adanya kerja sama dan pengembangan SPBE ini, diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan transparan di Kabupaten Kampar. (Diskominfo Kampar/RF)

Artikel Terkait