20 April 2026

Membangkitkan Batang Kayu Taghondam, UPT SDN 016 Bukit Ranah Lestarikan Musik Tradisional Gubano


839 views

Kampar – “Membangkitkan batang kayu taghondam” bukan sekadar ungkapan, tetapi menjadi semangat nyata bagi UPT SDN 016 Bukit Ranah dalam melestarikan warisan budaya daerah. Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah, Dina Susanti, M.Pd, sekolah ini terus menunjukkan komitmennya dalam menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda sejak usia dini.

Melalui Sanggar “Kuwaran Senara”, UPT SDN 016 Bukit Ranah kembali mengenalkan Musik Tradisional Gubano kepada para peserta didik. Upaya ini menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter serta penguatan identitas budaya.

Kepala UPT SDN 016 Bukit Ranah, Dina Susanti, M.Pd, saat dijumpai di ruang kerjanya, Jumat 17/04/2026, menyampaikan bahwa pelestarian budaya merupakan bagian penting dalam dunia pendidikan.

“Melalui Sanggar Kuwaran Senara ini, kami ingin menanamkan rasa cinta dan bangga terhadap budaya daerah kepada anak-anak sejak dini. Gubano bukan hanya sekadar seni, tetapi juga mengandung nilai-nilai kebersamaan, kekompakan, serta kearifan lokal yang harus terus dijaga dan diwariskan,” ujarnya.

Grup Gubano yang terbentuk pada pertengahan tahun 2025 ini telah menunjukkan perkembangan yang sangat membanggakan. Dengan semangat dan dedikasi tinggi, mereka telah tampil di berbagai kegiatan di Kabupaten Kampar, mulai dari acara ba aghak penganten, sunat rasul, pawai anak yatim piatu, hingga berbagai kegiatan adat lainnya. Kehadiran mereka selalu memberikan warna tersendiri dengan nuansa budaya yang kental.

Tidak hanya sekadar tampil, Grup Gubano UPT SDN 016 Bukit Ranah juga mengemban misi besar, yakni menjaga dan menghidupkan kembali nilai-nilai tradisi yang mulai terlupakan. Dengan bimbingan para pembina serta dukungan penuh dari pihak sekolah, para peserta didik terus diasah kemampuannya agar mampu tampil percaya diri sekaligus memahami makna dari setiap alunan musik yang dimainkan.

“Harapan kami, kegiatan ini tidak hanya berhenti di sekolah, tetapi dapat berkembang lebih luas dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk ikut melestarikan budaya daerah. Kami juga berharap adanya dukungan dari berbagai pihak agar kesenian tradisional Gubano tetap hidup dan berkembang,” tambah Dina.

Dengan semangat “membangkitkan batang kayu taghondam”, UPT SDN 016 Bukit Ranah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga, merawat, dan melestarikan budaya sebagai jati diri dan warisan berharga bagi generasi mendatang. (Diskominfo Kampar) 

Artikel Terkait