31 Januari 2026

Pemkab Kampar Gelar Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77. 


13162 views

Bangkinang Kota - Pemerintah Kabupaten Kampar melaksanakan Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 dengan mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”, yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Kampar, Jumat (19/12/2025).

Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos, MT yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Upacara ini diikuti oleh Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag, M.Si, Pj Sekda Kampar Ardi Mardiansyah, S.STP, M.Si, unsur Forkopimda Kabupaten Kampar, pejabat Eselon II, III, IV, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Kampar membacakan Amanat Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Dalam amanatnya disampaikan bahwa Upacara Peringatan Hari Bela Negara merupakan sebuah momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Setiap tanggal 19 Desember, bangsa Indonesia mengenang berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi pada tahun 1948, saat agresi militer mengancam keberlangsungan Republik. Peristiwa bersejarah tersebut menjadi bukti nyata bahwa semangat bela negara mampu menjaga Indonesia tetap berdiri tegak hingga saat ini.

Tema peringatan Hari Bela Negara tahun ini, “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”, mengingatkan bahwa kemajuan bangsa hanya dapat dicapai apabila seluruh rakyat memiliki kesiapsiagaan, disiplin, serta ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Disampaikan pula bahwa dunia saat ini berada dalam dinamika yang sangat cepat dan penuh ketidakpastian, mulai dari rivalitas geopolitik, krisis energi, disrupsi teknologi, hingga arus informasi yang mudah dimanipulasi. Ancaman terhadap negara tidak lagi bersifat konvensional, melainkan hadir dalam bentuk perang siber, radikalisme, serta bencana alam yang semakin sering terjadi. Oleh karena itu, semangat bela negara harus menjadi kekuatan kolektif seluruh warga negara.

Dalam amanat tersebut juga disinggung kondisi saudara-saudara sebangsa di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang tengah diuji oleh bencana alam. Wilayah-wilayah tersebut memiliki peran penting dalam sejarah perjalanan Republik Indonesia, sehingga ujian yang mereka hadapi saat ini merupakan panggilan bagi seluruh bangsa untuk hadir dan memberikan bantuan.

Momentum Hari Bela Negara ke-77 diharapkan menjadi pengingat bahwa cinta tanah air harus diwujudkan dalam tindakan nyata, seperti membantu sesama yang terdampak bencana, menjaga ruang digital dari hoaks, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan sesuai dengan peran masing-masing.

Upacara ditutup dengan ajakan untuk bersama-sama meneguhkan tekad demi terwujudnya Indonesia yang kuat, Indonesia yang maju, dan Indonesia yang selalu mampu bangkit menghadapi setiap tantangan. (Diskominfo Kampar/RF)

Artikel Terkait