21 Oktober 2026

Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti Dorong Peran Strategis Santri dalam Pembangunan Daerah


298 views

Bangkinang Kota - Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat peran santri dalam pembangunan Daerah Kabupaten Kampar.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag, M.Si saat Memimpin Upcara Hari Santri Nasional Tahun 2026, yang diselenggarakan di Lapangan Pelajar Bangkinang Kota, Rabu (21/10/2026). 

Ia menyebutkan bahwa santri tidak hanya menjadi penjaga nilai-nilai keagamaan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berakhlak mulia, dan berdaya saing.

“Santri merupakan bagian penting dari kekuatan bangsa. Dengan bekal ilmu agama, pendidikan, kedisiplinan, dan karakter yang kuat, santri diharapkan mampu menjadi generasi penerus yang membawa perubahan positif bagi masyarakat.”ungkapnya.”

Wakil Bupati Kampar juga Menjelaskan tentang Visi dan Misi kami berkampanye yaitu “Mewujudkan Kabupaten Kampar yang maju, agamis, berbudaya, berdaya saing, dan sejahtera Tahun 2030”

Dalam Visi dan Misi tersebut mewujudkan Kampar yang Agamis oleh karena itu Peran santri di era modern tidak lagi terbatas pada lingkungan pesantren. Santri juga dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, menguasai ilmu pengetahuan, mengembangkan kreativitas, serta berkontribusi dalam berbagai sektor kehidupan.

“Pembangunan Kampar membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap masa depan daerah.”ungkapnya.”

“momentum Hari Santri Nasional harus menjadi pengingat bahwa perjuangan santri terus berlanjut. Jika dahulu para santri turut berjuang mempertahankan kemerdekaan, kini perjuangan tersebut diwujudkan melalui pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, penguatan moral, dan kontribusi nyata bagi pembangunan.”

Ia menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Kampar selalu memperkuat sinergi dengan pesantren, para ulama, tenaga pendidik, dan seluruh elemen masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta membuka ruang bagi generasi santri untuk berkembang.

Ia juga mengajak para santri untuk menjadikan nilai-nilai perjuangan, keikhlasan, dan kedisiplinan sebagai bekal menghadapi masa depan. Santri harus berani bermimpi besar, terus belajar, serta membuktikan bahwa lulusan pesantren mampu berkiprah di berbagai bidang.

“Untuk itu, Santri bukan hanya pewaris tradisi, tetapi juga bagian dari penentu masa depan. Dengan ilmu, akhlak, dan pengabdian, santri memiliki ruang besar untuk ikut membangun Kampar yang lebih baik.”tutupnya.”
(DiskominfoKampar/IsN).

Artikel Terkait