21 Oktober 2026

MEMPERINGATI HARI PARIWISATA INTERNASIONAL 2026 DI TAMAN KOTA BANGKINANG


134 views

BANGKINANG KOTA - Suasana Taman Kota Bangkinang pada malam peringatan Hari Pariwisata Internasional 2026 berlangsung meriah dan penuh makna, Sabtu 17 Oktober 2026 malam.

Acara yang diinisiasi oleh Asosiasi Kelompok Sadar Wisata se-Kabupaten Kampar ini sekaligus menjadi momentum bersejarah dengan dilaksanakannya pelantikan pengurus Asosiasi Pokdarwis se-Kabupaten Kampar. Kegiatan ini didukung penuh oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar.

Acara ini turut disponsori oleh Bank Riau Kepri Syariah Berkah Cabang Bangkinang, sebagai wujud kolaborasi dalam memajukan pariwisata.

Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar Bapak Afdal ST MT, didampingi Sekretaris Dinas Bapak Abdul Hafis, SE, M.Si, Ketua-ketua Pokdarwis se-Kabupaten Kampar, tokoh masyarakat, dan ratusan warga.

Dalam sambutannya, Kadisparbud Kampar Afdal ST MT menegaskan bahwa tema dunia tahun ini Digital Agenda and Artificial Intelligence to Redesign Tourism harus menjadi semangat baru bagi Kampar. Ia juga mengenang estafet kepemimpinan Disparbud dari Bapak Zamhur Zulia Darma, Syamsul Bahri, hingga saat ini, yang terus berkomitmen menjadikan Pokdarwis sebagai ujung tombak pariwisata.

Sementara itu Anggota DPD RI Dapil Riau, Arif Eka Saputra, S.Pi dalam kesempatan tersebut menyampaikan :

Saya sangat bangga dengan geliat pariwisata di Kampar. Pengukuhan Asosiasi Pokdarwis ini adalah langkah strategis. Kampar punya segalanya, Candi Muara Takus yang mendunia, Sungai Subayang dan budaya Melayu yang kuat. Tugas kita di pusat adalah mendorong agar potensi ini mendapat dukungan regulasi dan anggaran yang berpihak. Pariwisata harus mensejahterakan rakyat, dan UMKM harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Selamat kepada pengurus yang dikukuhkan.

Lanjut pada kesempatan yang sama Ustadz Syahrul Aidi Maazat Lc MA anggota DPR RI menyampaikan bahwa Pariwisata dalam Islam adalah tadabbur alam. Kita menjelajahi keindahan ciptaan Allah untuk meningkatkan keimanan. Maka pariwisata Kampar harus berlandaskan nilai-nilai Syariah, beradab, dan berbudaya. Jaga alamnya, jaga adatnya. Jika alam terjaga, adat terpelihara, maka pariwisata akan membawa berkah untuk semua, sejalan dengan semangat BRK Syariah. Mari kita dukung Asosiasi Pokdarwis ini menjadi penggerak wisata halal dan berbudaya di Serambi Mekkahnya Riau.

UMKM dan Ekraf Jadi Ikon Malam Puncak

Kemeriahan malam itu semakin lengkap dengan hadirnya bazar UMKM dan Ekonomi Kreatif sebagai perwakilan dari kelompok sadar wisata.

Menjadi perhatian khusus adalah kehadiran UMKM dan Ekraf dari Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, binaan anak-anak pengabdian yang menampilkan produk lokal unggulan dengan branding Cintai Produk Lokal, Cintai Tanjung Alai.

Tak kalah menjadi ikon acara malam ini adalah Patin Craft dari Kampung Patin dan berbagai produk UMKM Pokdarwis lainnya. Produk-produk kerajinan tangan, kuliner khas, dan suvenir kreatif ini menjadi magnet pengunjung dan menjadi bukti nyata bahwa pariwisata hidup ketika UMKM hidup.

Selamat kepada seluruh pengurus Asosiasi Kelompok Sadar Wisata se-Kabupaten Kampar yang telah dikukuhkan. Semoga amanah ini dapat membawa pariwisata Kampar lebih maju, terintegrasi, inklusif dan berkelanjutan. Terus menghidupkan dan menggairahkan geliat UMKM dan Ekraf untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kampar.

Tim Liputan Asosiasi Pokdarwis Kampar, Taman Kota Bangkinang, Sabtu 17 Oktober  2026

Artikel Terkait