21 Oktober 2026

Berjalan Sukses dan Lancar, Camat Gunung Sahilan Sri Nuryani Apresiasi Sinergi Seluruh Komponen Masyarakat


2781 views

Gunung Sahilan — Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 Tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2026 di Kecamatan Gunung Sahilan berjalan sukses dan lancar. Keberhasilan ini menjadi bukti kuatnya sinergi seluruh komponen masyarakat, dukungan lintas sektor, serta kemampuan daerah dalam memberdayakan sumber daya lokal untuk menyukseskan agenda keagamaan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Camat Gunung Sahilan, Sri Nuryani, S ST menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T.,  yang telah memberikan kepercayaan kepada Kecamatan Gunung Sahilan sebagai tuan rumah MTQ ke-55. Amanah tersebut menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang dijalankan bersama melalui kerja keras, gotong royong, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

Ucapan Terimkasih kami sampaikan juga kepada dan Wakil Bupati Kampar Dr Hj Misharti S.Ag M.Si, Anggota DPRD Kampar, Forkopimcam dan seluruh OPD dilingkungan Pemkab Kampar serta unsur yang terkait yang telah memberikan dukungan sehingga MTQ ini telah berjalan sukses dan lancar. 

“Atas nama Pemerintah Kecamatan Gunung Sahilan, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Kampar atas kepercayaan yang diberikan kepada Gunung Sahilan sebagai tuan rumah MTQ ke-55. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan dan kerja sama semua pihak,” ungkap Sri Nuryani.

Ia menegaskan, keberhasilan penyelenggaraan MTQ tidak terlepas dari dukungan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), para kepala desa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, panitia pelaksana, serta para pengusaha dan pelaku usaha yang ada di Kecamatan Gunung Sahilan. 

Seluruh komponen tersebut mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing, mulai dari menjaga keamanan dan ketertiban, mendukung pelayanan kepada kafilah, hingga menggerakkan aktivitas ekonomi selama kegiatan berlangsung.

Menurutnya, MTQ ke-55 menjadi contoh nyata bahwa kegiatan berskala kabupaten dapat diselenggarakan dengan mengoptimalkan potensi dan sumber daya lokal. Keterlibatan masyarakat, pemanfaatan kemampuan pelaku usaha setempat, serta semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam mendukung kelancaran kegiatan sekaligus memberikan manfaat bagi daerah.

Sri Nuryani menambahkan, keberhasilan MTQ tidak hanya diukur dari kelancaran acara, tetapi juga dari dampak yang dihasilkan bagi masyarakat. Setidaknya terdapat tiga manfaat utama yang diharapkan terus berkembang, yakni syiar agama, penguatan ekonomi masyarakat, dan terjalinnya silaturahmi" Ujar Sri Nuryani 

Dari sisi keagamaan, MTQ menjadi sarana membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dan memperkuat kecintaan generasi muda terhadap kitab suci. Dari sisi ekonomi, kehadiran kafilah dan pengunjung membuka peluang bagi UMKM serta pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk dan meningkatkan pendapatan. Sementara dari sisi sosial, kegiatan ini mempererat hubungan antarkecamatan, memperkuat persaudaraan, dan menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Harapan kita, manfaat MTQ ini tidak berhenti setelah acara ditutup. Syiar Al-Qur’an harus terus hidup, UMKM dan potensi lokal semakin berkembang, serta silaturahmi dan kebersamaan masyarakat semakin kuat. Inilah hasil yang ingin kita tinggalkan dari pelaksanaan MTQ di Kecamatan Gunung Sahilan,” tegasnya.

Pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kabupaten Kampar berlangsung pada 11–17 Oktober 2026 dan resmi ditutup oleh Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., pada Sabtu malam (17/10). Kesuksesan kegiatan ini diharapkan menjadi modal bagi Kecamatan Gunung Sahilan untuk terus mengembangkan potensi daerah, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta mendukung pembangunan Kabupaten Kampar yang religius, mandiri, dan sejahtera.
(Diskominfo /Pdy)

Artikel Terkait