21 Oktober 2026

Wakil Bupati Resmi Tutup MTQ Ke 55 Tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2026 di Kecamatan Gunung Sahilan


2734 views

GUNUNG SAHILAN,  — Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., secara resmi menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 Tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2026 di Kecamatan Gunung Sahilan, Sabtu (17/10) malam. Penutupan ini menandai berakhirnya rangkaian kegiatan MTQ yang berlangsung sejak 11 Oktober 2026, sekaligus menjadi momentum memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Misharti menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan MTQ, mulai dari pemerintah kecamatan, panitia pelaksana, dewan hakim, aparat keamanan, hingga seluruh elemen masyarakat Gunung Sahilan yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada para kafilah dan tamu yang hadir.

“Kesuksesan MTQ ini merupakan wujud kecintaan kita kepada Al-Qur’an sekaligus hasil kerja sama, semangat kebersamaan, dan sinergi seluruh pihak. Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan jajaran Kecamatan Gunung Sahilan yang telah menjadi tuan rumah dengan baik,” ungkapnya.

Misharti menegaskan, MTQ tidak boleh berhenti sebatas perlombaan dan seremoni tahunan. Lebih dari itu, nilai-nilai Al-Qur’an harus terus dibaca, dipahami, dihayati, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai daerah yang dikenal dengan julukan *Serambi Mekkah-nya Riau*, Kabupaten Kampar harus terus memperkuat syiar Islam serta membangun generasi muda yang berakhlak mulia dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

Ia juga berpesan kepada para peserta yang meraih prestasi agar tidak cepat berpuas diri, melainkan terus meningkatkan kemampuan untuk menghadapi MTQ Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Rokan Hulu. Sementara itu, peserta yang belum meraih juara diminta tidak berkecil hati dan terus berlatih serta memperdalam kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Sementara itu, Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar, Tengku Said Hidayat, S.STP., menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ ke-55 telah menjadi ruang syiar Al-Qur’an, mempererat silaturahmi, serta memperkuat persatuan dan kebersamaan umat Islam di Kabupaten Kampar.

Ia turut menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kecamatan Gunung Sahilan beserta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), aparat keamanan, panitia, dewan hakim, dan seluruh masyarakat yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan MTQ merupakan hasil sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari tingkat kabupaten hingga kecamatan dan masyarakat.

“Kepada kafilah yang berhasil meraih prestasi, kami ucapkan selamat. Bagi yang belum berhasil, jangan menyerah dan terus tingkatkan kemampuan. Kita berharap melalui pembinaan yang berkelanjutan, kafilah Kabupaten Kampar mampu tampil maksimal dan mengharumkan nama daerah pada MTQ Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Rokan Hulu,” ujarnya.

Tengku Said Hidayat juga menekankan pentingnya peran Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) dalam melakukan pembinaan secara intensif dan berkesinambungan, baik kepada para peserta maupun lembaga pendidikan Al-Qur’an yang menjadi tempat lahirnya generasi qari dan qariah berprestasi.

Penutupan MTQ ke-55 ini dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Kampar Eko Sutrisno, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar Dr. H. Erizon Efendi, S.Ag., M.Pd. , Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kampar H. Dirhamsyah, S.Ag., M.Sy., Ketua BAZNAS Kampar Arizon, S.E., Kabag Kesra Setda Kampar Jalal Sayuti, S. Ag, Ketua LPTQ Kampar Dr. H. Erman Gani, M.A. tokoh masyarakat Gunung Sahilan Alirman dan Tengku Abdurrahman, para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, Camat Gunung Sahilan Sri Nuryani, S ST, camat se-Kabupaten Kampar, kepala KUA se-Kabupaten Kampar, serta para dewan hakim, panitia, dan seluruh kafilah.

Dengan berakhirnya MTQ ke-55 di Kecamatan Gunung Sahilan, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap semangat membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an terus tumbuh di tengah masyarakat. MTQ bukan sekadar ajang mencari juara, melainkan ikhtiar bersama membangun Kabupaten Kampar yang religius, berakhlak mulia, dan senantiasa menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman kehidupan.
(Diskominfo /Pdy)

Artikel Terkait