03 September 2026

Perkuat Daya Beli Masyarakat, Bupati Kampar Ahmad Yuzar Dan BI Riau Sepakati Langkah Strategis Pengendalian Inflasi


176 views

Bangkinang Kota — Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., secara resmi membuka kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Kampar yang dirangkaikan dengan Capacity Building TPID di Bangkinang, Yang dimana kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruangan Lantai 3 Kantor Bupati Kampar, 2/9/2026.

Kegiatan yang mengusung tema "Penguatan Sinergi dan Kolaborasi untuk Optimalisasi Pengendalian Inflasi" ini dihadiri langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau, Panji Ahmad, Kepala Bps Kampar Ir.Rozalinda M.E ,jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kampar, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.

Dalam sambutannya,Bupati Kampar Ahmad Yuzar menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok di daerah. Menurutnya, tantangan ekonomi global dan dinamika pasar lokal menuntut TPID untuk bertindak lebih proaktif, terukur, dan kolaboratif.

"Pengendalian inflasi tidak bisa dilakukan oleh satu instansi saja. Diperlukan komitmen bersama, koordinasi yang solid antara Pemkab Kampar, Bank Indonesia, Forkopimda, serta seluruh pemangku kepentingan agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan perekonomian daerah tetap stabil," ujar Ahmad Yuzar.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Riau, Panji Ahmad, menyambut baik komitmen Pemkab Kampar. Beliau memaparkan arah kebijakan dan strategi pengendalian inflasi regional, sekaligus memberikan materi peningkatan kapasitas (capacity building) bagi para anggota TPID Kampar guna memperkuat pemantauan stok, kelancaran distribusi, dan efektivitas komunikasi publik.

Melalui forum HLM dan capacity building ini, Pemkab Kampar bersama BI dan Forkopimda menyepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya peningkatan kerja sama antardaerah (KAD), optimalisasi operasi pasar murah, serta penguatan data komoditas pangan utama secara real-time.
(Diskominfo Kampar/Srn)

Artikel Terkait