04 Februari 2026

Dijenguk Langsung Bupati dan Wakil Bupati Kampar Saat Rumahnya Terendam Banjir, Khadijah Tak Kuasa Menahan Haru


23905 views

Silam, Kuok — Suasana haru menyelimuti rumah sederhana milik Khadijah (72), warga Desa Silam, saat menerima kunjungan langsung Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., MT dan Wakil Bupati Kampar Dr. Misharti, S.Ag., M.Si pada Rabu pagi (19/12) Kediaman Khadijah menjadi salah satu dari puluhan rumah yang terendam banjir akibat luapan Sungai Silam menyusul hujan deras pada malam sebelumnya.

Dengan mata berkaca-kaca, Khadijah tak mampu menyembunyikan rasa terharunya ketika orang nomor satu dan dua di Kabupaten Kampar masuk ke rumahnya yang masih digenangi air setinggi lutut.
“Saya sangat berterima kasih… tidak sangka rumah kami yang kebanjiran didatangi langsung oleh Bupati dan Ibu Wakil. Ini membuat saya kuat, saya merasa tidak sendiri,” ucap Khadijah sambil sesekali menyeka air mata.

Khadijah menceritakan bagaimana banjir datang tiba-tiba pada malam hari, membuat dirinya yang sudah lanjut usia kesulitan menyelamatkan barang-barang rumah. Kehadiran pimpinan daerah itu menurutnya merupakan penyemangat besar di tengah musibah yang menimpa keluarganya.

Hal senada juga disampaikan oleh warga Jufrizal (32 Th) ia sangat berterimakasih kepada Bupati Kampar yang telah mengunjungi keluarga disaat bencana, kami bersama 4 orang anak tinggal dirumah ini, dan alhamdulilah Bupati dan pejabat Kampar memberikan perhatian ini sangat cepat kepada kami " Kata Jufrizal. 

Bupati: Pemerintah Harus Hadir Ketika Rakyat Ditimpa Musibah

Di tengah pertemuan penuh haru itu, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh berjarak dari masyarakat, terutama dalam situasi bencana.


“Kami hadir untuk memastikan Ibu Khadijah dan seluruh warga merasa diperhatikan. Ini bukan hanya soal bantuan, tetapi soal kehadiran dan kepedulian. Kami ingin memastikan semuanya dalam keadaan baik dan tidak kekurangan apa pun,” ujar Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan darurat berupa makanan siap saji, kebutuhan harian, serta memastikan tim BPBD dan aparat kecamatan tetap siaga memantau kondisi warga hingga situasi pulih sepenuhnya.

Wakil Bupati: Kehadiran Ini Tanda Bahwa Warga Tidak Sendiri

Wakil Bupati Kampar Dr. Misharti juga menyampaikan rasa empatinya kepada Khadijah dan seluruh warga terdampak.
“Musibah adalah ujian, tapi tidak boleh dilalui sendirian. Pemerintah hadir untuk mendampingi dan memberi dukungan. Semoga Ibu Khadijah diberi kekuatan, dan banjir segera surut,” tutur Wakil Bupati dengan penuh kehangatan.

Kehadiran pimpinan daerah tersebut turut didampingi Dandim 0313/KPR Letkol CZI Satriady Prabowo, S.I.P., M.Si, Camat Kuok Intan Monilka, perangkat desa, serta tim BPBD yang sejak pagi terus melakukan pendataan dan pemantauan di lapangan.

Banjir Rendam 55 Rumah di Silam

Berdasarkan data awal, banjir di Desa Silam merendam sekitar 55 rumah warga dengan ketinggian air mencapai paha orang dewasa. Selain merusak perabot rumah, banjir juga mengganggu aktivitas harian masyarakat.
Camat Kuok, Intan Monilka, menyampaikan bahwa tingginya intensitas hujan menyebabkan debit air Sungai Silam naik dengan cepat.
“Tim sudah dikerahkan sejak malam untuk membantu warga, terutama lansia dan anak-anak. Saat ini kondisi masih dipantau dan bantuan terus disalurkan,” jelasnya.
Kunjungan Bupati dan Wakil Bupati Kampar ke rumah-rumah warga, terutama ke kediaman Khadijah yang berusia lanjut, menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah daerah dalam merespons musibah yang melanda masyarakat.
(Diskominfo Kampar / Pdy)

Artikel Terkait